Sabtu, 02 Januari 2016

Sejarah Terbentuknya Arteri

Share & Comment


Dulu di SMA N 1 Ngawi ada yang namanya SSSI, yaitu singkatan dari Sanggar Sastra Siswa Indonesia. Yaitu ekstrakurikuler yang mewadahi kreativitas sastra seluruh siswanya. Selain sastra SSSI, juga menampung karya seni berupa Seni Lukis maupun Seni Drama. Patut dibanggakan, karena SSSI bukan merupakan ekskul biasa yang dibuat intern oleh sekolah, namun berasal dari ekstern sekolah yang dibangun oleh pihak terkait untuk Smasa. SSSI ini hanya ada dua di Jawa Timur yaitu di Nganjuk dan satunya yaitu di SMAN 1 Ngawi.
            Namun pada 2012, SSSI yang saat itu dibina oleh P. Cahyono ( Tukang Sastranya Jawa Timur / Guru besar sastranya smasa ) mulai tenggelam karena diangkatnya beliau menjadi kepala sekolah SMAN 1 Kedunggalar. Sehingga harus menanggalkan pengabdiannya di Smasa Ngawi. Tonggak pembinaan Sastra di Smasapun menjadi mandek. Hal itu disebabkan karena belum adanya guru atau pembina yang sesuai dalam bidang sastra. Diperparah lagi dengan adanya pembangunan di Smasa yang menyebabkan sanggar anak SSSI pun harus hilang. Semua hasil karya anak SSSI berupa sastra, naskah, lukisan, hasta  karya dan lain-lain juga ikut terbuang dan tidak dirapikan untuk dipindahkan ke tempat yang lebih layak. Akhirnya pada akhir tahun tersebut SSSI benar-benar hilang dari peredaran.
[ Untuk sejarah SSSI dan kenapa bisa hilang serta Siapa itu P. Cahyono nanti bisa ditanyakan ke P. Pontjo, Bu  Sri , Pak Sus atau guru lain ]
            Beberapa waktu berselang, kegiatan yang berbau sastra dan drama di smasa pun tidak tercium baunya. Kurangnya koordinasi menyebabkan pembinaan pada siswa pun jadi ala kadarnya dan semaunya. Hanya dilakukan cipta puisi atau drama biasa di kelas untuk mencari bakat-bakat yang ada. Jika ada FLS2N maupun lomba lain Bakat-bakat tersebut kemudian dipilih untuk mewakili Smasa. Namun setelah lomba selesai, siswa yang punya bakat tersebut kembali menjadi siswa biasa, dimana tak ada pembinaan yang berkelanjutan untuk mengasah kemampuan siswa tersebut agar lebih matang. Jadi sangatlah terasa, karena hilangnya SSSI hilanglah wadah siswa smasa untuk berkreativitas dalam hal sastra.
Sampai pada pertengahan 2013, datang undangan dari Kesatuan Teater Madiun yang saat  itu diwakili oleh Teater Pohon untuk mengundang smasa latihan bersama. Siapa yang harus latian bersama ketika tak ada ekskul teater di smasa? Akhirnya saat itu Bu Sri selaku guru bahasa Indonesia yang tau tentang bakat masing-masing anak  menunjuk beberapa anak untuk mewakili smasa. Yaitu, Muhammad Ulil Amry (XI IA1) Reza Adhiatma (XI IA 1), Diky Arey (XI IA 2), Elingga (XI IA 2), Rasyidah Fauzia Ahmar (XI IA 4), Muhammad Amirul Bahaudin (XI IA 4), Candra Aditya Wardana (XI IA 5), dan Laras (XI IS1). Dalam latihan bersama tersebut tentunya diisi dengan materi teater yang masih asing bagi anak smasa, namun Alhamdulillahnya semua sanggup bermain mengimbangi teater-teater lain dari Sekolah lain yang umumnya sudah lebih maju dalam teaternya. Sampai ketika ada satu pertanyaan dari sekolah lain yang sebenarnya simple namun tidak bisa dijawab oleh anak-anak smasa, “ Teater di Smasa Ngawi apa namanya? ”. Hahaha. Dalam hati, anak Smasa Ngawi yang belum punya Teater menertawai diri mereka sendiri. Sepulangnya dari Madiun, ada sebuah gertakan yang mengharuskan anak-anak tersebut saling berbagi ilmu dan tentunya segera membentuk Taeter di Smasa.
Sampai akhirnya dibentuklah kepengurusan yang masih kasar. Pengurus tersebut kemudian mengadakan rapat dengan berbagai pertimbangan yaitu Nama Teater, semboyan, dan tujuan serta strategi bagaimana teater yang akan dibentuk ini dapat terus berlanjut kedepannya. Dalam perdebatan nama sempat muncul nama yang aneh-aneh seperti Teater Gentong, Sulak, Centong dan lain-lain. Sampai kemudian muncullah nama “Teater Arteri” dalam kesepakatan tersebut, yang mempunyai makna “Arek Teater Negeri”. Dengan cita-cita Arek-arek dari Ngawi tentunya dapat membanggakan negeri melalui teater.
Pentas pertama, Arteri mendapat kehormatan untuk unjuk gigi saat peringatan hari guru tanggal 23 November 2013. Dengan persiapan seadanya akhirnya Arteri dapat memukau seisi smasa. Ada yang biasa saja, ada yang terharu dan ada yang menangis. Para guru pun ikut memberi apresiasi dalam pentas tersebut. Karena Pentas hari guru tersebut merupakan pentas pertama, Akhirnya pada tanggal tersebut dipilihlah sebagai hari lahirnya Arteri , 23 -11 -2013.
Seiring perjalanannya, dengan pengurus yang masih kasar pada tahun pertama Arteri masih berjalan seadanya. Belum ada agenda rutin untuk pentas, latihan dan sebagainya. Ada anggota yang hilir mudik dalam arteri. Hal tersebut dikarenakan masing-masing pengurus mempunyai kesibukan masing-masing. Agar berjalan sesuai dengan kepengurusan yang seharusnya, menyaring siapa yang serius dan siapa yang tidaka, khirnya ditetapkan pengurus Arteri dalam Reorganisasi #1 Arteri. Pengurus yang masih kasar tersebut akhirnya dibentuk sesuai dengan pembagian yang ada. Dalam penetapan tersebut terbentuklah kepengurusan Angkatan #1(bisa dilihat di Struktur Organisasi)
Angkatan pertama Arteri semuanya adalah laki-laki. Bisa dibayangkan jika suatu hari pentas ketika membutuhkan peran wanita, harus ada satu yang harus berkorban, haha. Justru karena merekalah yang membuat kami tetap ingin mempertahankan Arteri sampai sekarang dan yang membuat kami masih berdiri tegak di panggung sandiwara ini. Dalam panitia kegiatan reorganisasi #1, ke 10 orang tersebut rapat bagaimana nasib Arteri Selanjutnya. Apa yang kurang, dan apa yang harus ditambah. Kemudian disusunlah program kerja untuk Angkatan #2 masa Bhakti 2014/2015, Aturan-auran dalam kepengurusan Arteri, ciri Khas, Lambang Arteri serta Dasar Arteri Berupa Panca Sabda.
Program kerja yang paling mencolok yaitu diadakannya “Arteri Day” yaitu hari pentas arteri yang dilaksanakan setiap 1 bulan sekali selesai upacara bendera hari senin. Arteri Day merupakan selingan dari english day yang sebelumnya sudah dilaksanakan lama di Smasa dengan waktu yang sama.

Tags:

Ditulis oleh

Teater Arteri (Arek Teater Negeri), yang dulunya bernama SSSI (Sanggar Sastra Siswa Indonesia), adalah organisasi teater SMA Negeri 1 Ngawi

0 komentar:

Posting Komentar

 

Paling Menarik

Paling Baru

Bergabunglah Bersama Kami...

Copyright © Arteri Smasa | Designed by Templateism.com